Bird

salju

cursor

header

http://aridhoprahasti.blogspot.com/
Blog Advertising

Slde

lintas me

Rabu, 25 Desember 2013

Aplikasi ini membantu Anda memata-matai pacar


Screen-Shot-2013-12-11-at-5.35.27-PM-720x415
Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh pembuat kondom, Durex, Thailand menduduki peringkat teratas pada grafik perselingkuhan dunia, dengan lebih dari setengah responden Thailand mengaku sering berselingkuh. Ini tentunya bukanlah sebuah reputasi yang perlu disanjung. Menyadari fenomena ini, sebuah perusahaan Thailand menawarkan aplikasi smartphone untuk melacak aktivitas pasangan Anda, yang bernama ThaiSpy.
ThaiSpy adalah alat monitor mobile berbasis-cloud untuk iOS, Android, dan Blackberry yang bekerja secara tidak terdeteksi, merekam semua data dan suara, lokasi GPS, penggunaan aplikasi, dan aktifitas web.
Salah satu fitur menarik adalah kemampuannya untuk menerjemahkan pesan berbahasa Thailand yang berasal dari aplikasi chatting seperti Line, WhatsApp, WeChat dan juga Facebook, email dan SMS ke dalam bahasa Inggris. Fitur ini sangat penting untuk mengetahui arti bahasa slang, idiom, dan singkatan yang digunakan. Selain itu, ThaiSpy juga menawarkan kemampuan mendengarkan panggilan telepon jarak jauh secara langsung dan juga mampu mengaktifkan perangkat mikrofon untuk mendengar apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya.
ThaiSpy tersedia untuk di-download atau sebagai pra-install untuk smartphone atau tablet. Ini berarti Anda dapat memesan handphone dari ThaiSpy yang telah berisi aplikasi ini dan mengirimkannya ke pacar Anda sebagai “hadiah”.
Saat ini, situs ThaiSpy hanya menyediakan harga handphone pra-install, yang seharga mulai dari USD 349 (Rp 4,1 juta). Dalam waktu dekat, ThaiSpy akan menawarkan download langsung dengan harga mulai dari USD 149 (Rp 1,7 juta) per tahun. ThaiSpy juga berencana untuk memperkenalkan opsi software untuk pembayaran bulanan sekitar USD 30 (Rp 360.000).

Catatan editor: Memang masih ada topik moral dan etika yang perlu dibahas terlebih dahulu untuk model bisnis seperti ini. Tindakan memata-matai orang seperti ini bisa disalahgunakan pihak ketiga untuk mencari informasi rahasia dari pihak yang dimata-matai.
Saya tidak menyarankan startup Indonesia untuk mereplika model bisnis yang sama, tapi mungkin ide untuk membantu para pasangan lokal untuk selalu transparan satu dengan yang lainnya bisa menjadi ide awal yang menarik untuk dikembangkan.
(Diedit oleh Lina Noviandari dan Enricko Lukman)
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aridhoprahasti Education Blog