Bird

salju

cursor

header

http://aridhoprahasti.blogspot.com/

Slde

lintas me

Rabu, 11 Desember 2013

Ciri-ciri Sistem Pemerintahan Parlementer LENGKAP



1.  Parlemen adalah satu-satunya badan yang anggotanya dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum. Kekuasaan besar parlemen meliputi  badan perwakilan dan lembaga legislatif.

2.   Anggota parlemen berasal dari partai politik yang mendapatkan kursi dalam pemiihan umum. Semakin besar perolehan partai atau bahkan memenangkan pemilu maka perwakilannya akan semakin banyak di parlemen.
3.     Kabinet terdiri dari para menteri yang dipimpin oleh perdana menteri. Perdana Menteri memegang kekuasaan eksekutif. Sebagian besar anggota kabinet berasal dari parlemen.
4.     Kabinet bertanggung jawab kepada parlemen. Selama parlemen percaya kepada kabinet maka kabinet dapat berumur panjang.
5.     Kepala negara bukanlah kepala pemerintahan. Ia adalah simbol saja dari negara tersebut.
6.      Kepala negara dapat menjatuhkan parlemen dan mengadakan pemilu lagi.
7.      Parlemen memiliki wewenang dalam mengangkat perdana menteri dan pemerintahan.
8.      Parlemen memiliki wewenang dalam menjatuhkan pemerintahan dan perdana menteri.
9.      Sistem parlemen dapat memiliki seorang presiden dan seorang perdana menteri.
10.  Presiden hanya menjadi simbol kepala negara saja.
11.  Tidak ada pemisahan kekuasaan yang jelas antara cabang eksekutif dan cabang legislatif.
12.  Badan legislatif atau parlemen adalah satu-satunya badan yang anggotanya dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum, parlemen memiliki kekuasaan besar sebagai badan perwakilan dan lembaga legislatif..
13.  Anggota parlemen terdiri atas orang-orang dari partai politik yang memenangkan pemiihan umum. Partai politik yang menang dalam pemilihan umum memiliki peluang besar menjadi mayoritas dan memiliki kekuasaan besar di parlemen.
14.  Pemerintah atau kabinet terdiri dari atas para menteri dan perdana menteri sebagai pemimpin kabinet. Perdana menteri dipilih oleh parlemen untuk melaksakan kekuasaan eksekutif. Dalam sistem ini, kekuasaan eksekutif berada pada perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Anggota kabinet umumnya berasal dari parlemen.
15.  Kabinet bertanggung jawab kepada parlemen dan dapat bertahan sepanjang mendapat dukungan mayoritas anggota parlemen. Hal ini berarti bahwa sewaktu-waktu parlemen dapat menjatuhkan kabinet jika mayoritas anggota parlemen menyampaikan mosi tidak percaya kepada kabinet.
16.  Kepala negara tidak sekaligus sebagai kepala pemerintahan. Kepala pemerintahan adalah perdana menteri, sedangkan kepala negara adalah presiden dalam negara republik atau raja/sultan dalam negara monarki. Kepala negara tidak memiliki kekuasaan pemerintahan. Ia hanya berperan sebgai symbol kedaulatan dan keutuhannegara.
17.  Sebagai imbangan parlemen dapat menjatuhkan kabinet maka presiden atau raja atas saran dari perdana menteri dapat membubarkan parlemen. Selanjutnya, diadakan pemilihan umum lagi untuk membentukan parlemen baru.
18.  Adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga kabinet menjadi barhati-hati dalam menjalankan pemerintahan.
19.  Terpengaruh menggunakan sistem multipartai.
20.  lembaga legislatif sebagai ajang utama penyusunan undang-undang dan (melalui keputusan mayoritas) kekuatan eksekutif.
21.  Sistem parlementer lebih sempit memberikan ruang untuk ekspresi kedaulatan rakyatdibandingkandengansistempresidensial.



Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aridhoprahasti Education Blog